Syarat Dan Jenis Layanan Pegadaian Syariah

Ingin mengajukan pinjaman namun tidak pengin kena Riba, Layanan Pegadaian Syariah Solusinya. Pegadaian Syariah sendiri berasal dari Prinsip Islam yang di kenal dengan sebutan RAHN, yang berarti tetap atau lama. Atau dengan kata lain, Penahanan suatu barang dengan jangka waktu tertentu.

Perbedaan antara Pegadaian Syariah dengan Pegadaian Konvensional ialah hanya berbeda pada pembiayaannya saja. Jika Pegadaian Syariah menggunakan pembiayaan bersifat ijarah. Ijarah berarti perjanjian akad kredit antara muajjir (Bank) dengan Muttajir (Nasabah) untuk menyewakan barang dimana Bank akan memperoleh imbalan jasa, hingga objek sewa kembali di beli oleh Nasabah. Sedangkan Pegadaian Konvensional memberikan bunga sebagai pembiayaan atas manfaat barang yang di gadaikan.

Produk Pegadaian Syariah 

Advertisements

Kepada Masyarakat Pegadaian Syariah menawarkan beberapa produk yang bisa di nikmati seperti RAHN, ARRUM, Produk logam mulia, dan produk Amanah.

1. Produk Rahn

Produk ini merupakan solusi tepat jika kita sedang membutuhkan pinjaman dana tunai. Produk Syariah ini memberikan pinjaman dengan syarat penahanan Agunan. Barang yang bisa di jadikan Agunan seperti Perhiasan emas, Berlian, barang elektronik, atau Kendaraan bermotor.

Untuk penyimpanan barang selama di gadai, nasabah harus membayar sejumlah sewa yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak. Dimana uang sewa ini sudah mencakup biaya penyimpanan beserta pemeliharaan barang selama di gadai.

Proses pelunasan sewa bisa di bayar kapan saja selama jangka waktu yang telah di tetapkan. Apabila Nasabah tidak menyanggupi Pelunasan sewa, maka barang yang di gadai akan di lelang.

Syarat pengajuan Produk Rahn ialah sebagai berikut:

  • Foto copy KTP
  • Foto copy KK
  • Barang yang akan di jadikan Jaminan

2. Produk Arrum

Seperti halnya Produk Rahn, namun produk Arrum lebih terfokus pada pengusaha Mikro dan Ukm dengan menggunakan BPKB motor atau mobil sebagai jaminan.

Advertisements

Salah satu kelebihan dari produk Arrum yakni, layanan Arrum tersedia di otlet Pegadaian Syariah seluruh Indonesia. Proses pengajuan Marhun Bih (Pinjaman) sangat mudah, di samping itu pilihan jangka waktu pinjaman bervariatif yaitu mulai dari 12, 18,24, dan 36 bulan. Dan biaya pemeliharaan jaminan cukup murah, yaitu hanya 0,7% dari nilai jaminan.

Syarat pengajuan Produk Arrum ialah sebagai berikut:

  • Foto copy KTP
  • Foto copy KK
  • Foto copy STNK dan BPKB
  • BPKB asli sebagai jaminan

3. Produk Mulia

Produk mulia merupakan produk yang berfungsi untuk melayani investasi jangka panjang. Di sini ada beberapa pelayanan yang di berikan kepada Nasabah yaitu :

  1. Nasabah bisa membeli emas batangan secara langsung di gerai – gerai Pegadaian Syariah.
  2. Nasabah bisa menabungkan emas yang di miliki, dengan kata lain di titipkan dengan biaya sewa yang di tentukan.

Selain Tabungan emas ada pula yang di sebut Konsinya emas adalah layanan titip – jual emas batangan. Hasil penjualan emas tersebut akan di berikan ke Nasabah dengan prinsip Bagi hasil (Mudharabah) antara Nasabah dan pihak Peadaian Syariah.

Syarat pengajuan Produk Mulia ialah sebagai berikut:

  • Foto copy KTP
  • Kwitansi pembelian emas atau Berita Acara serah terima emas
  • Materai 6000 sebanyak 2 lembar

4. Produk Amanah

Produk Amanah di fungsikan bagi kita yang ingin memiliki kendaraan bermotor, atau bisa di sebut juga dengan kredit pembelian kendaraan bermotor.

Salah satu kelebihan dari produk ini ialah Setiap otlet Pagadaian syariah menyediakan produk ini. Jangka waktu pembiayaan mulai dari 12 bulan hingga maksimal 60 bulan.

Syarat pengajuan Produk Amanah ialah sebagai berikut:

  • Foto copy KTP
  • Foto copy KK
  • Slip gaji 2 bulan terakhir bagi seorang karyawan
  • Surat keterangan usaha dari Wira usaha
  • Uang muka minimal 20 %

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan. Apabila ada yang kurang paham dengan penjelasan di atas, silahkan datang langsung ke kantor cabang Pegadaian Syariah terdekat.

Semoga Bermanfaat..

 

Advertisements