Tips Agar Pengajuan Kta Permata Disetujui

Kredit Tanpa Agunan atau di sebut dengan KTA merupakan produk pinjaman yang di miliki oleh setiap Bank Seperti Bank Permata. Jika di bandingkan dengan produk pinjaman lainnya KTA merupakan pinjaman yang cenderung paling mudah. Selain tanpa menggunakan aset sebagai jaminan, Produk KTA juga menawarkan nominal pinjaman yang cukup besar.

Mengingat begitu mudah produk ini, sehingga cocok untuk bagi kita yang berprofesi sebagai Pegawai, Karyawan atau tenaga profesional lainnya. Kita bisa menggunakan dana pinjaman untuk berbagai keperluan mulai dari tambahan modal usaha, biaya pernikahan, hingga biaya renovasi tempat hunian.

Namun sejauh ini banyak orang yang masih ragu – ragu untuk mengajukan pinjaman KTA, kebanyakan mereka ragu – ragu apakah nanti pengajuan di terima atau tidak? Nah, untuk menjawab kekhawatiran anda silahkan simak Artikel ini hingga selesai. Sebab pada kesempatan kali ini saya akan berbagi Tips Agar Pengajuan Kta Permata Disetujui.

Advertisements

Tips Agar Pengajuan Kta Permata Disetujui antara lain sebagai berikut:

1. Silahkan isi data diri dengan lengkap dan Benar

Setiap pengajuan kredit tentunya kita akan di minta untuk mengisi Formulir permohonan. Silahkan isikan data diri pribadi anda dengan lengkap dan benar sesuai dengan tanda pengenal. Sebab pihak Bank tidak akan menyetujui jika data pribadi tidak sesuai dengan tanda pengenal.

2. Calon Debitur harus memiliki penghasilan rutin minimal 2 – 3 juta per bulan

Besar kecilnya Penghasilan merupakan salah satu tolak ukur pihak Bank dalam mengevaluasi calon Nasabah sebelum mengajukan KTA. Namun setiap Bank memiliki standar yang berbeda – beda dalam menentukan batas minimal penghasilan calon Nasabahnya. Pada umumnya sebagai syarat pengajuan minimal nasabah memiliki penghasilan minimal 2 juta Rupiah per bulan.

Advertisements

Nah, bagi anda yang berprofesi sebagai Pegawai atau karyawan tetap cukuplah mudah untuk menunjukkan bukti penghasilan tersebut, yakni dengan menunjukkan Slip gaji dari tempatnya bekerja.

3. Calon Nasabah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Di samping kelayakan pendapatan calon Nasabah, tak kalah penting di perhatikan yakni kepemilikan NPWP. Untuk kepemilikan NPWP tersebut jangan di anggap remeh, biasanya pihak Bank akan menggunakan NPWP untuk melihat History pembayaran pajak. Apabila anda rutin membayar pajak, tidak menutup kemungkinan pihak Bank akan mudah menyetujui pengajuan KTA.

4.  Calon Nasabah mempunyai History Kredit yang Baik

History pembayaran setiap Nasabah pasti akan kelihatan ketika pihak Bank melihat melalui BI Checking. Melalui Bi Checking pihak Bank mengetahui seberapa disiplin kita dalam membayar angsuran.

Inilah pentingnya disiplin membayar angsuran, karena perilaku kita akan mempengaruhi nasib kita di masa akan datang. Apabila pihak Bank menemukan catatan buruk di History kredit, maka pengajuan kredit berikutnya akan sulit di setujui.

5. Besaran pengajuan tidak boleh melebihi jumlah saldo yang ada di Rekening

Tips berikutnya ialah silahkan ajukan pinjaman yang besaranya tidak melebihi jumlah saldo yang ada di Rekening anda. Ini mungkin sebagai langkah kewaspadaan pihak Bank dalam menyetujui Permohonan kredit, dan apabila ada kredit macet tabungan inilah yang akan di jadikan jaminan.

 

 

 

 

Advertisements